Risiko dan imbalan
What you learn in 3 minutesDalam pelajaran ini Anda akan melihat bagaimana rasio antara jarak stop dan jarak target menentukan berapa persen transaksi yang harus berhasil agar akun Anda tidak menyusut. Contohnya, dengan risiko Rp1.000.000 per transaksi dan target Rp2.000.000, Anda hanya perlu 40 dari 100 transaksi berhasil untuk berada di titik impas sebelum biaya. Angka ini bukan jaminan hasil, melainkan alat hitung untuk memeriksa apakah rencana Anda masuk akal.
Rasio 1:2 dengan 40 transaksi berhasil dari 100
| Step | Amount | Note |
|---|---|---|
| Harga masuk XAU/USD | 2.410,00 | angka acuan untuk contoh, bukan kutipan pasar |
| Jarak stop | 10,00 poin | selisih harga dari masuk ke stop |
| Jarak target | 20,00 poin | selisih harga dari masuk ke target, dua kali jarak stop |
| Nilai per poin per lot | bervariasi | satu poin pada satu lot standar XAU/USD berbeda antar broker dan ukuran kontrak |
| Risiko per transaksi | Rp1.000.000 | batas kerugian yang dipilih sebelum masuk |
| Imbalan per transaksi | Rp2.000.000 | dua kali risiko, sesuai rasio 1:2 |
| Transaksi berhasil | 40 dari 100 | tingkat keberhasilan yang dipakai dalam contoh |
| Transaksi gagal | 60 dari 100 | sisanya, 100 dikurangi 40 |
| Total imbalan | Rp80.000.000 | 40 dikali Rp2.000.000 |
| Total risiko | Rp60.000.000 | 60 dikali Rp1.000.000 |
| Hasil bersih sebelum biaya | Rp20.000.000 | Rp80.000.000 dikurangi Rp60.000.000 |
Broker dapat membulatkan harga, mengenakan spread, komisi, atau biaya inap. Nilai per poin juga dapat berbeda tergantung ukuran kontrak. Semua angka di atas belum memasukkan biaya tersebut.
The mistake people make here
Banyak pemula hanya melihat tingkat keberhasilan dan menganggap rasio 1:2 pasti menguntungkan. Padahal, dengan 40 persen transaksi berhasil, hasil bersih sebelum biaya adalah Rp20.000.000 dari 100 transaksi, dan angka itu bisa berubah menjadi rugi setelah spread dan komisi. Kesalahan lainnya adalah memindahkan stop menjauh saat harga bergerak melawan, sehingga risiko per transaksi membengkak tanpa disadari. Sebaiknya tentukan jarak stop dan target sebelum masuk, lalu hitung ulang berapa transaksi berhasil yang Anda butuhkan. Ingat bahwa rasio yang benar-benar Anda dapatkan tidak tetap; ia bergantung pada eksekusi dan kondisi pasar.Check yourself
Jika risiko per transaksi Rp500.000 dan target Rp1.500.000, berapa total imbalan dari 30 transaksi berhasil?
Rp45.000.000, dari 30 dikali Rp1.500.000.
Dengan 30 transaksi berhasil dari 100 dan risiko Rp500.000 per transaksi, berapa total risiko?
Rp35.000.000, dari 70 transaksi gagal dikali Rp500.000.
Berapa hasil bersih sebelum biaya dari kedua angka di atas?
Rp10.000.000, dari Rp45.000.000 dikurangi Rp35.000.000.