Drawdown dan rentetan kerugian
What you learn in 3 minutesDalam pelajaran ini Anda akan melihat bagaimana penurunan akun dihitung dari titik tertingginya, dan mengapa enam kerugian berturut-turut dengan risiko 2% per transaksi membuat akun turun sekitar 11,4%, bukan tanda ada yang rusak.
Enam kerugian berturut-turut dengan risiko 2%
| Step | Amount | Note |
|---|---|---|
| Saldo awal | Rp10.000.000 | Angka contoh, bukan saldo nyata. |
| Risiko per transaksi | 2% dari saldo | 2% x Rp10.000.000 = Rp200.000. |
| Kerugian pertama | Rp200.000 | 2% dari Rp10.000.000. |
| Kerugian kedua | Rp196.000 | 2% dari Rp9.800.000. |
| Kerugian ketiga | Rp192.080 | 2% dari Rp9.604.000. |
| Kerugian keempat | Rp188.238 | 2% dari Rp9.411.920. |
| Kerugian kelima | Rp184.473 | 2% dari Rp9.223.682. |
| Kerugian keenam | Rp180.784 | 2% dari Rp9.039.208. |
| Total kerugian | Rp1.141.575 | Jumlah dari enam kerugian di atas. |
| Saldo akhir | Rp8.858.425 | Rp10.000.000 dikurangi Rp1.141.575. |
| Drawdown dari puncak | 11,4% | Rp1.141.575 dibagi Rp10.000.000, dibulatkan. |
Broker dapat membulatkan nilai pip, menambahkan biaya swap, komisi, atau selisih harga, sehingga hasil akhir bisa berbeda. Satu pip pada satu lot standar XAU/USD adalah angka yang bervariasi antar broker dan ukuran kontrak, jadi selalu periksa spesifikasi kontrak Anda.
The mistake people make here
Banyak orang menganggap enam kerugian berturut-turut sebagai bukti sistem rusak, lalu langsung menggandakan ukuran posisi untuk mengejar kerugian. Yang lebih aman adalah berhenti sebentar, periksa kembali apakah risiko per transaksi masih 2%, dan catat setiap transaksi di jurnal. Drawdown 11,4% dari puncak adalah hal yang normal dalam rentetan kerugian, bukan alasan untuk melanggar aturan risiko. Jika Anda memakai XAU/USD di sekitar 2.410,00, pastikan nilai per pip sudah dihitung sebelum masuk, karena angka itu berbeda di tiap broker.Check yourself
Jika saldo Rp5.000.000 dan Anda memakai risiko 2% per transaksi, berapa rupiah yang Anda pertaruhkan pada transaksi pertama?
2% x Rp5.000.000 = Rp100.000.
Setelah satu kerugian Rp100.000, saldo menjadi Rp4.900.000. Berapa risiko 2% pada transaksi berikutnya?
2% x Rp4.900.000 = Rp98.000.
Jika saldo turun dari Rp10.000.000 menjadi Rp8.858.425, berapa persen drawdown dari puncak?
Rp1.141.575 dibagi Rp10.000.000 = 0,114 atau sekitar 11,4%.