Scalping: mengapa biaya menentukan hasil
What you learn in 3 minutesDalam pelajaran ini Anda akan menghitung sendiri berapa rupiah yang tersisa setelah biaya, bukan setelah sinyal. Dengan contoh XAU/USD di sekitar 2.410,00 dan 20 transaksi per hari, Anda akan melihat bahwa spread dan komisi bisa menjadi bagian terbesar dari hasil. Tujuannya sederhana: tahu angka biaya sebelum memilih teknik apa pun.
20 transaksi, 3 poin, spread 1,2 poin
| Step | Amount | Note |
|---|---|---|
| Jumlah transaksi per hari | 20 | Angka yang dipakai di soal, bukan rekomendasi. |
| Pergerakan harga per transaksi | 3 poin | Jarak dari harga masuk ke harga keluar, dalam poin. |
| Spread per transaksi | 1,2 poin | Selisih harga beli dan harga jual yang berlaku saat itu. |
| Sisa per transaksi sebelum komisi | 1,8 poin | 3 poin dikurangi 1,2 poin. |
| Total sisa 20 transaksi | 36 poin | 1,8 poin dikali 20 transaksi. |
| Nilai satu poin per lot standar XAU/USD | bervariasi | Angka ini berbeda antar broker dan antar ukuran kontrak, jadi tidak bisa ditetapkan di sini. |
| Nilai sisa jika satu poin setara Rp10.000 | Rp360.000 | 36 poin dikali Rp10.000. Angka Rp10.000 hanya contoh hitung, bukan patokan. |
| Nilai sisa jika satu poin setara Rp50.000 | Rp1.800.000 | 36 poin dikali Rp50.000. Angka Rp50.000 juga hanya contoh hitung. |
| Nilai sisa jika satu poin setara Rp100.000 | Rp3.600.000 | 36 poin dikali Rp100.000. Perhatikan bahwa hasilnya berubah hanya karena nilai poin berubah. |
| Komisi per transaksi | bervariasi | Sebagian broker menagih komisi, sebagian memasukkan biaya ke dalam spread. Besarnya berbeda-beda. |
Broker dapat membulatkan harga, menambah komisi, swap, atau biaya lain di luar spread. Nilai satu poin per lot standar XAU/USD tidak sama di semua broker dan semua ukuran kontrak. Karena itu, hitung ulang dengan angka dari broker Anda sendiri sebelum memakai contoh ini.
The mistake people make here
Banyak pemula menghitung hasil dari pergerakan harga saja, lalu lupa bahwa spread sudah dipotong lebih dulu. Pada contoh di atas, 3 poin terlihat cukup, tetapi setelah spread 1,2 poin hanya tersisa 1,8 poin, dan komisi masih bisa mengurangi lagi. Kesalahan berikutnya adalah memakai nilai poin dari broker lain, padahal angka itu bervariasi. Perbaikannya: tulis spread dan komisi yang berlaku di akun Anda, hitung sisa per transaksi, lalu kalikan dengan jumlah transaksi. Jika sisanya kecil atau negatif, menambah jumlah transaksi hanya memperbesar biaya, bukan hasil.Check yourself
Jika satu transaksi bergerak 3 poin dan spread 1,2 poin, berapa sisa poin sebelum komisi?
3 dikurangi 1,2 sama dengan 1,8 poin.
Jika sisa 1,8 poin terjadi 20 kali, berapa total sisa poin?
1,8 dikali 20 sama dengan 36 poin.
Jika satu poin setara Rp50.000, berapa nilai 36 poin?
36 dikali Rp50.000 sama dengan Rp1.800.000.
Mengapa angka Rp50.000 tidak bisa dipakai sebagai patokan tetap?
Karena nilai satu poin per lot standar XAU/USD berbeda antar broker dan antar ukuran kontrak, jadi angka itu hanya contoh hitung.